Senin, Januari 12, 2009

Coffeeshop conversations : Wejangan veteran tengik.

Bujang,,
Janganlah kau korek lagi luka itu..
Ku tau itu berbekas..
Tak akan hilang..
Walaupun kau operasi plastik oleh dokter terbaik dan di rumah sakit yang *cih* mengeja namanya pun aku tak bisa..
Bahkan dengan plastik bersepuh emas yang paling mewah yang kau dapat..
Gila..

Kau tau Bujang ??,,
Hidup kau tak akan bisa lebih buruk hanya karena bekas luka itu..
Itu pun bila luka itu kau anggap kering..
Tapi kujamin dengan seluruh fikirku yang tak berijazah ini,,
lukamu hanya membawa sengsara bila kau koreknya kembali..
Bodoh..

Yang perlu pantat dangkalmu lakukan hanyalah,,
Jadikan luka itu, rambu perjalanan hidup kau bujang..
Bila kau bimbang, ragu, dalam persimpangan, raba luka itu..
Rasakan permukaan kasarnya, macam pipi kau yang berjerawat itu..
Ingat sakitnya, ingat pengorbanan yang kau beri saat mendapatkan luka itu, ingat penghianatan yang kau dapat pula..
Agar kau tak mendapat luka yang sama..
Ingat itu anak bodoh..

Dan cam kan ini baik2 dalam kepala pitakmu bujang..
Manusia yang bodoh adalah manusia yang mendapatkan luka yang sama dengan luka sebelumnya..
Dan yang lebih bodoh dari itu adalah, kau berusaha untuk terluka..
Macam medali yang kau kejar,
Ternyata hanya keranda berkarat..
Ingat itu bujang..

Dan dua lagi,,
Pertama, kau bayarlah dulu kopiku ini..
Dan kedua, sampaikan salamku untuk mamak kau.. Aku merindukannya.. Ahahahahahah..

Tidak ada komentar: