Entah kenapa..
Kata2 sarkasme begitu mudah kutuangkan disini,,
Bila itu menyangkut dirimu..
Tampaknya ketidakpastian sikapmu menjadi pemicunya..
Aku bersabar.. mengerti.. bersimpati..
Tapi ku juga lelah menunggu..
Karena detik detik ini kuhabiskan dengan memandangi langit..
Dan menanti pelangimu muncul di tengah malam yang berkabut..
Dan ku juga tak menemukan kebun bunga..
Karena samudera hatimu terlalu luas untuk kepakan kupu kupu..
Apakah hatimu berpola ??
Apakah segala fikirmu terumus ??
Apakah kau berencana ??
Apakah kau sesederhana sebuah garis lurus ??
Kau terlalu acak untuk dikenal..
2 komentar:
keren kata2nya mi, especially " kau terlalu acak untuk dikenal"
fiuhhh,......
karena ke"acakan"an itulah lahir gelora cinta, Trust me, it works (halah)
this is GOOD!!
nice poems.
Posting Komentar