Rabu, September 09, 2009

Debu pekat..

Rintih hujan mengiang di telingaku..
Kelam, sedih..
Rintiknya tak mampu lagi membasahi wajah sendumu..
Terlalu jauh, terlalu pedih..

Tak terkira sakit yang dirasanya..
Saat potongan langit besar runtuh, jatuh, dan menghempaskannya ke tanah..

Salam yang kutitipkan padanya tak pernah sampai..
Pun begitu dengan rindu yang tak terucap..
Ke tanah lah mereka tersimpuh, lunglai..
Terlupakan, tertutup debu, coklat, pekat..

Hujan yang akan datang belum mampu menyingkirkan debu itu..
Terlalu tebal..

Kurasa pelangi tak akan datang petang ini..
Dan bulan pun..
Ah, bulan tak perduli denganku, dengan pelangi, dengan hujan.. Dan rindu kami..

Tidak ada komentar: